Karakteristik Rumah Komersil Angsuran Flat
- Bukan Subsidi: Berbeda dari rumah subsidi (FLPP) yang bunganya dijamin tetap 5% hingga lunas oleh pemerintah, rumah komersil murni mengikuti kebijakan harga pasar.
- Skema Syariah: Banyak perumahan komersil non-subsidi menggunakan akad syariah (seperti Murabahah) di mana harga jual disepakati di awal dan dicicil dengan nominal flat tanpa bunga (floating) bank.
- Promo Developer: Sebagian pengembang menawarkan cicilan flat (misal fixed 3–5 tahun atau promo khusus) bekerja sama dengan bank tertentu, sebelum akhirnya mengikuti suku bunga pasar atau dievaluasi ulang.
- Harga & Lokasi: Harga rumah komersil bervariasi, mulai dari Rp200 jutaan hingga di atas Rp600 jutaan, biasanya terletak di penyangga kota besar seperti Depok, Bekasi, atau Bogor.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Kejelasan Akad/Kontrak: Pastikan apakah status “flat” berlaku sampai lunas atau hanya pada masa promo awal saja.
- Legalitas: Periksa izin mendirikan bangunan (IMB/PBG) dan keabsahan sertifikat (seperti SHM).
